Waspada Omicron! Terdeteksi Varian Covid Terbaru Dari Afrika

Pada tanggal 26 november telah ditemukan virus corona dengan varian terbaru, Omicron. Varian ini terdeteksi pertama kali di negara Afrika Selatan pada 14 november 2021, oleh salah satu ilmuwan yang tengah merawat 4 pasiennya.

covid-19

Gejala yang ditimbulkan sangat untuk dan tidak biasa, ilmuwan tersebut melihat terjadinya kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Karena virus COVID-19 Omicron ditandai dengan terjadinya kondisi dimana tubuh yang mengidap omicron merasakan kelelahan yang luar biasa. Tidak sama seperti gejala awal yang ditimbulkan pada penderita COVID-19 pada umumnya. Dan juga tidak terdeteksi hilangnya indera penciuman ataupun perasa. Seperti umumnya gejala yang terjadi jika terjangkit virus COVID-19.

BACA JUGA: CARA RPRAKTIS DAN MUDAH UNTUK MEMBERSIHKAN SEPATU TANPA BAU

Setelah menerima laporan kasus terjadinya varian baru dari virus COVID-19 pihak WHO melangsungkan rapat darurat pada. Dan menemukan beberapa fakta terkait virus COVID-19 varian Omicron.

Diketahui jika, spike protein yang melapisi bagian luar virus memingkinkan varian B.1.1.529 ini menempel dan masuk ke sel manusia. Varian ini memiliki 32 mutasi pada spike protein, bagian dari virus yang digunakan pada sebagian besar vaksin untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh melawan Covid-19.

social distancing

Mutasi pada protein lonjakan dapat mempengaruhi kemampuan virus untuk menginfeksi sel dan menyebar, tapi juga mempersulit sel kekebalan untuk menyerang patogen. Hal itu kemudian menimbulkan masalah bagi respons imun yang diinduksi oleh vaksin.

Belum jelas apakah Omicron lebih menular (misalnya, lebih mudah menyebar dari orang ke orang) dibandingkan dengan varian lain, termasuk Delta. Jumlah orang yang dites positif telah meningkat di wilayah Afrika Selatan yang terkena varian ini, tetapi studi epidemiologi sedang dilakukan untuk memahami apakah itu karena Omicron atau faktor lainnya.


Efektivitas Infeksi SARS-CoV-2 Sebelumnya

vaksin

Bukti awal menunjukkan mungkin ada peningkatan risiko infeksi ulang dengan Omicron (yaitu, orang yang sebelumnya memiliki COVID-19 dapat terinfeksi ulang dengan lebih mudah dengan Omicron), dibandingkan dengan varian lain yang menjadi perhatian, tetapi informasinya terbatas. 


Efektivitas vaksin

WHO bekerja sama dengan mitra teknis untuk memahami dampak potensial dari varian ini pada tindakan pencegahan kami yang ada, termasuk vaksin. Vaksin tetap penting untuk mengurangi penyakit parah dan kematian, termasuk melawan varian dominan yang beredar, Delta. Vaksin saat ini tetap efektif melawan penyakit parah dan kematian.


Efektivitas tes saat ini

Tes PCR yang banyak digunakan terus mendeteksi infeksi, termasuk infeksi dengan Omicron, seperti yang telah kita lihat dengan varian lain juga. Studi sedang berlangsung untuk menentukan apakah ada dampak pada jenis tes lain, termasuk tes deteksi antigen cepat.


Efektivitas pengobatan saat ini

Kortikosteroid dan IL 6 Receptor Blockers masih akan efektif untuk menangani pasien dengan COVID-19 yang parah. Perawatan lain akan dinilai untuk melihat apakah masih efektif mengingat perubahan pada bagian virus dalam varian Omicron.

Upaya pencegahan yang dapat dilakukan dan dianjurkan diantaranya:

  • Menjaga jarak fisik minimal 1 meter dari orang lain
  • Memakai masker yang pas
  • Buka jendela untuk meningkatkan ventilasi
  • Hindari ruang yang berventilasi buruk atau ramai
  • Menjaga tangan tetap bersih
  • Batuk atau bersin ke siku atau tisu yang tertekuk
  • Divaksinasi
covid

    Selain itu perlunya menjaga sterilisasi diri pada masa pandemi yang semakin hari semakin marka ini, masyarakat dianjurkan untuk terus membawa hand sanitizer dan desinfektan kemanapun. 

    Tetapi ada beberapa orang yang mempunyai kulit cukup sensitif, dan akan mengakibatkan iritasi jika berkontak secara langsung dengan kandungan alkohol yang terdapat pada desinfektan dan hand sanitizer.

    BACA JUGA: BOSAN DIRUMAH TERUS? MARU COBA 4 CARA BERLIBUR PADA MASA PANDEMI

    Dengan adanya ENOZO dapat mengatasi permasalahan tersebut karena ENOZO hanya membutuhkan air keran dan dapat mengubah air keran tersebut menjadi air ozon. Air ozon yang dihasilkan, dipengaruhi adanya plat active diamond yang terdapat pada ENOZO. Sehingga memungkinkan untuk menghasilkan air ozon sesuai kebutuhan yang diperlukan.

    Selain menjadi hand sanitizer dan desinfektan, ENOZO dapat menjadi penghilang bau, dan kitchen cleaner andalan anda tanpa adanya efek samping ataupun berdampak pada kesehatan. Sudah teruji di lab-lab ternama dunia, dimana air ozon yang dihasilkan kadar ozon sebesar < 250 ppm. 

    Hanya dengan satu alat, anda bisa gunakan untuk semua keperluan tanpa harus takut adanya bakteri ataupun kuman. Terlebih lagi dengan adanya kondisi pandemi, anda tidak perlu membeli ataupun kerepotan untuk mencari alkohol sebagai cairan sterilisasi. Hanya perlu mengisi dengan air keran, anda sudah mendapatkan sanitasi alami. 

    (source: who.org, today.line.me)

    Leave a comment