ENOZO: Mencuci Masker? Apakah Dianjurkan?

Pada musim pandemi seperti ini, salah satu cara untuk menjaga kesehatan dengan memakai masker. Semenjak musim pandemi ini berlangsung, sampah medis berupa masker dan suntikan meningkat dengan drastis. Sampah medis tersebut sudah tidak dapat ditampung, sehingga pemerintah mengantisipasi dengan pemakaian double masker. Penggunaan yang dianjurkan berupa pemakaian masker medis pada lapisan pertama, lalu menggunakan masker kain pada lapisan kedua. 

masker

Sampah medis untuk daerah DKI Jakarta sendiri sudah tercatat sebanyak 12 ribu ton per tanggal 12 september 2021 yang lalu. Untuk mencegah terjadinya peningkatan sampah medis kedepannya, kita dapat meminimalkan dan memaksimalkan kegunaan dari masker tersebut untuk mencegah terjadinya penyebaran dan penularan virus COVID-19.

limbah medis

BACA JUGA: CARA MENGATASI PENGGUNAAN BAHAN KIMIA BERLEBIHAN SAAT PANDEMI

Kita dapat memakai ulang masker kain dan mencucinya. Menurut WHO ada cara untuk mencuci masker dengan baik dan benar, untuk mematikan virus covid-19 dan menjamin kestrilisasian masker tersebut. Berikut cara yang dianjurkan oleh WHO.

 Rendam masker kain dengan air panas

mencuci masker

Pertama-tama, siapkan terlebih dahulu wadah berisi air panas dengan suhu kira-kira 50–60°C. Air panas ini berfungsi untuk membunuh kuman penyakit yang menempel pada kain.

Tambahkan deterjen pada wadah dan rendam masker kain selama kurang lebih 5 menit. Setelah itu, kucek masker kain secara perlahan hingga kotorannya hilang. Disarankan untuk tidak mengucek terlalu keras sebab bisa membuat kain rusak.

Bilas masker kain dengan air mengalir

 mencuci masker

Setelah direndam dan dikucek bersih, bilaslah masker kain di bawah air mengalir. Pastikan sudah tidak ada busa atau sisa-sisa detergen di masker. Sisa sabun pada kain bisa menimbulkan bau menyengat, sehingga tidak nyaman untuk dipakai.

Keringkan masker kain

keringkan masker

Jika masker kain sudah bersih dari busa deterjen, anda bisa menjemurnya di bawah sinar matahari langsung hingga kering. Sinar matahari dapat membunuh sisa-sisa mikroorganisme jahat yang mungkin masih menempel pada masker kain. Sebelum menjemurnya, anda juga bisa mengeringkannya terlebih dahulu di mesin pengering.

Perlu anda ingat, sebaiknya hindari menjemur masker kain di dalam ruangan. Alih-alih menjadi bersih, mengeringkan kain di dalam ruangan malah bisa membuat masker lembab dan menjadi tempat pertumbuhan bakteri.

Setrika masker kain

menyetrika masker

Jangan langsung mengenakan masker kain setelah selesai dijemur. Masker perlu disetrika dengan suhu panas terlebih dahulu agar tidak ada lagi kuman, bakteri, atau virus yang menempel pada permukaan kain. Setelah disetrika, barulah masker kain yang sudah bersih dan rapi ini siap anda kenakan.

Setelah mencuci masker kain, pastikan anda mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sampai benar-benar bersih. Jika anda menggunakan mesin cuci, pastikan juga kebersihan mesin cuci terjaga dengan baik, ya.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah hindari menggunakan masker kain lebih dari satu kali. Jadi, lepas masker kain tanpa menyentuh permukaan luar masker dan langsung cuci masker tersebut setelah selesai digunakan. Sebaiknya, sediakanlah setidaknya 2 masker agar anda bisa menggunakannya secara bergantian.

sampah masker

Meski terdengar sepele, menjaga kebersihan masker kain tidak boleh diabaikan. Masker kain yang kotor dan tidak dirawat dengan baik justru bisa menjadi tempat pertumbuhan kuman. Jika terus menggunakan masker yang penuh kuman, anda justru akan lebih rentan terkena penyakit infeksi, lho. Selain itu, kulit wajahmu tentunya akan lebih mudah mengalami gangguan kulit

BACA JUGA: SANITASI DAN DESINFEKSI BISNIS ANDA SELAMA PANDEMI

Salah satu contoh yang paling sering dikeluhkan akhir-akhir ini adalah maskne, atau jerawat yang tumbuh di area yang tertutup masker. Oleh karena itu, mari, terapkan mencuci masker kain di atas supaya masker kain tetap aman digunakan dan tidak cepat rusak.

Tetapi dengan adanya langkah-langkah yang dianjurkan oleh WHO tersebut kesterilan masker mampu dijaga, cukup panjang prosesnya. Mau tidak mau, suka tidak suka demi menjaga kesehatan dan mencegah terjadinya penyebaran virus COVID-19.

Dengan adanya ENOZO dapat membantu untuk mensterilkan masker yang digunakan tanpa deterjen ataupun air panas. Karena air yang dihasilkan dari ENOZO adalah air ozon, dimana air ozon mampu menjadi sanitizer serta desinfektan untuk membunuh kuman dan bakteri, serta virus COVID-19.

Keefektifan dari ENOZO sudah teruji di beberapa lab internasional, hanya perlu menyemprotkan ENOZO kepada masker yang akan digunakan. Lalu keringkan dengan baik.

4 comments

  • gue hampir tiap hari nyuci masker 😂

    wahyu
  • mantapp

    andi
  • Wahh oke makasih infonya

    Natasha
  • Praktis banget ya.. dulu sehari bawa masker kain wajib 2, soalnya 4 jam sekali mesti ganti, cucian masker jd numpuk

    Kalo pake Enozo tinggal spray aja jemur kering..

    Cory

Leave a comment