Enozo : Memberantas Bakteri Staphylococcus Aureus? Cukup Dengan Satu Semprotan

Pernahkah kalian mendengar, bakteri Staphylococcus Aureus? Mungkin, untuk sebagian orang nama bakteri tersebut masih terdengar asing dan tidak familiar. Kali ini Enozo Indonesia akan membahas seputar bakteri Staphylococcus Aureus.

bakteri

Dilansir dari halosehat.com bakteri Staphylococcus Aureus merupakan bakteri penyebab berbagai macam penyakit, mulai dari infeksi kulit hingga gangguan saluran pernapasan.

Bakteri ini biasanya ditemukan di daerah sekitar hidung dan kulit yang sebenarnya tidak berbahaya, tetapi jika bakteri ini masuk kedalam peredaran darah dan jaringan dalam tubuh, bakteri ini dapat menyebabkan infeksi yang cukup serius. Dan, cara penyebarannya melalui kontak langsung orang satu kepada yang lainnya.

Infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri Staphylococcus Aureus bisa terjadi secara ringan ataupun parah. Berikut beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus Aureus.

1. Infeksi Kulit

gatal

Infeksi kulit adalah bentuk paling umum dari infeksi Staphylococcus Aureus. Bentuk yang paling umum dijumpai adalah dalam bentuk folikulitis, impetigo dan selulitis.

  • Bisul

Jenis paling umum dari infeksi Staphylococcus aureus adalah bisul. Gejala bisul meliputi tanda berikut. Kulit pada area terkena biasanya menjadi merah dan bengkak. Apabila bisul pecah, akan keluar nanah. Bisul biasanya terjadi paling sering di bawah ketiak atau di sekitar kunci paha atau bokong.

  • Impetigo

Kondisi ini ditandai dengan ruam yang menular dan seringkali terasa sakit. Impetigo biasanya memiliki lepuhan besar yang dapat mengeluarkan cairan dan menghasilkan kerak yang berwarna seperti madu.

  • Selulitis

Selulitis merupakan infeksi pada lapisan dalam kulit. Selulitis muncul paling sering pada kaki bawah dan telapak kaki. Gejala selulitis, dapat dilihat dari tanda tanda berikut. Kemerahan dan pembengkakan pada permukaan kulit. Terdapat luka (ulkus) atau area yang bernanah.

  • Staphylococcal Scalded Skin Syndrome

Racun yang dihasilkan sebagai akibat dari infeksi Staphylococcus Aureus dapat menyebabkan Staphylococcal Scalded Skin Syndrome. Kondisi ini paling sering menyerang bayi yang baru lahir dan anak-anak. Gejalanya kondisi ini dapat berupa demam, ruam, muncul lepuhan, dan saat lepuhan pecah, lapisan atas kulit terkelupas, meninggalkan permukaan merah yang terlihat seperti luka bakar.

  • Folikulitis

Folikulitis merupakan peradangan pada folikel rambut. Impetigo merupakan infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil berisi nanah. Sedangkan selulitis adalah infeksi umum pada kulit dan jaringan lunak di bawah kulit.

 

2. Keracunan Makanan

keracunan makanan

Bakteri ini juga bertanggung jawab terhadap keracunan makanan, karena kemampuannya dalam memproduksi toksin pada tubuh manusia. Periode inkubasinya bertahan antara 1–6 jam. Penyakitnya sendiri dapat bertahan selama beberapa jam hingga beberapa hari. Langkah pencegahan untuk terjadinya keracunan makanan adalah dengan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum menyiapkan makanan.

3. Infeksi Tulang dan Sendi

infeksi tulang dan sendi

Bakteri ini juga dapat menyebabkan infeksi tulang dan sendi. Bentuk infeksi ini dapat termanifestasi sebagai osteomielitis, artritis septik, serta infeksi penggantian sendi.

 

4. Endokarditis

endokarditis

Infeksi bakteri Staphylococcus aureus di jantung disebut juga dengan Endokarditis. Ini adalah kondisi saat bakteri tersebut menginfeksi lapisan dalam ruang-ruang jantung dan katup-katupnya. Jika tidak ditangani segera hingga tuntas, Endokarditis dapat menyebabkan rusaknya katup pada jantung dan menempatkan pasien pada kondisi mengancam nyawa. Gejalanya dapat mirip flu seperti :

  • Demam dan menggigil
  • Nyeri otot dan sendi 
  • Nyeri dada saat bernapas, 
  • Serta bengkak di tungkai atau perut

 

5. Bakteremia

demam

Bakteri Staphylococcus Aureus dapat menyebabkan bakterimia atau penyebaran infeksi pada darah. Infeksi biasanya berhubungan dengan trauma pada kulit atau mukosa. Pada infeksi sistemik yang berat, dapat terjadi perburukan cepat yang berpotensi mengancam nyawa. Bakteri dapat berpindah ke lokasi dalam pada tubuh, menyebabkan infeksi yang menyerang:

  • Organ internal seperti otak, jantung atau paru-paru,
  • Tulang dan otot,
  • Alat yang diimplantasi, seperti sendi buatan atau alat pemacu jantung.

6. MRSA

MRSA

MRSA atau Methicillin-Resistant Staphylococcus Aureus adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus yang resisten atau bisa dibilang, tindakan penyembuhan dengan pemberian antibiotik pun juga penderita sudah teridap MRSA maka antibiotik sudah tidak lagi bekerja secara maksimal dalam tubuh penderita. Terlebih lagi antibiotik yang memang kerap digunakan untuk mengobati infeksi ini. Gejala MRSA serupa dengan gejala infeksi akibat bakteri Staphylococcus Aureus lainnya.

(source: alodokter.com , halosehat.com)


Beberapa penyakit di atas terdengar sangat mengkhawatirkan, terutama dalam kondisi pandemi seperti ini. Dimana, hampir sebagian besar orang sudah mulai lalai memperhatikan kebersihan dan kehigienisan di ruang publik terbuka. 

Sangat tidak memungkinkan juga untuk menyemprotkan desinfektan ataupun hand sanitizer terhadap makanan atau barang barang tertentu yang dapat merusak kandungan vitamin dan memudarkan warna. 

ENOZO sudah terverifikasi untuk memberantas penyebaran bakteri Staphylococcus Aureus.

 

Hasil lab dari Universitas Massachuttes membuktikan bahwa ENOZO mampu membasmi bakteri Staphylococcus Aureus dalam hitungan 30 detik, dan bakteri telah teruji 99,9% mati hanya dalam satu kali semprotan.

Tanpa perlu takut adanya kandungan kimiawi yang tidak memungkinkan kita untuk memakan makanan yang tersemprot oleh air dari ENOZO, bakteri hilang, kita pun merasa aman dan terlindungi dengan adanya alat dari ENOZO

Kira kira apa yang membedakan enozo dengan alat canggih pengubah air menjadi pemberantas virus atau bakteri yang kini banyak beredar dipasaran?

active diamond

Enozo memiliki teknologi active diamond. Dimana, dalam alat enozo terdapat active diamond yang berfungsi sebagai filter serta dapat mengubah air keran atau mineral menjadi air ozon.


BACA JUGA : PERLENGKAPAN BAYI JADI STERIL DENGAN ENOZO

________________________________________________________________

Selain menjaga asupan makanan, mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan bahan makan yang akan di masak, dan lebih memperhatikan jarak untuk mencegah penularan bakteri Staphylococcus Aureus. Menggunakan ENOZO dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah dan menjaga kesterilan untuk kesehatan kita. 

2 comments

  • Tengkyuuu min

    Bianca
  • Untung ada Enozo di rumah, sekarang semua spot semprot2 sulu pakai Enozo , male sure ga ada virus bakteri di rumah.

    Anak saya jadi jarang bersin2 sekarang

    Jennifer

Leave a comment