Cara Mengatasi Penggunaan Bahan Kimia Secara Berlebihan, Saat Pandemi

Kebersihan dan sterilisasi sangatlah penting dalam masa pandemi yang terjadi 2 tahun belakangan ini. Dimana virus COVID-19 semakin berevolusi menjadi banyak varian, dan para ahli pun berusaha untuk menekan dan mengatasi kenaikan korban jiwa akibat virus COVID-19. Yang dimana keadaan tersebut semakin hari semakin mengkhawatirkan, ketersediaan masker, desinfektan,dan hand sanitizer yang semakin dibutuhkan di setiap keseharian kita pun menjadi hal wajib untuk dibawa. 

Tetapi, tahukah kalian? Bahwa penggunaan bahan kimia yang terdapat pada desinfektan dan hand sanitizer mempunyai dampak tersendiri bagi kulit kita?

Hand Sanitizer

Kandungan alkohol yang terdapat pada hand sanitizer tidak dianjurkan untuk disemprotkan secara langsung dilansir dari laman sci.ui.ac.id  bahwa “ penggunaan hand sanitizer dapat digunakan bila tidak ada sabun dan air “ dipaparkan oleh Dosen Kimia FMIPA Universitas Indonesia sekaligus Anggota Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) Dr. Yuni K.Krisnandi. Penggunaan hand sanitizer yang berlebihan dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, dan dapat berdampak negatif pada sistem syaraf pusat.

Desinfektan

Selain hand sanitizer, penggunaan desinfektan pun menjadi hal yang biasa dalam salah satu upaya penanggulangan virus COVID-19. Adanya penggunaan bahan klorin yang terdapat pada  desinfektan, juga patut untuk diperhatikan, yang dimana sebelumnya penggunaan klorin di peruntukan untuk pestisida tanaman dan terdapat pada cairan pemutih. 

Bisa dibayangkan dampak kandungan klorin jika disemprotkan ke peralatan rumah, furniture, serta pakaian. Pasti akan terjadi perubahan warna dan reaksi antar senyawa senyawa yang kita tidak tau.

Bahaya dari senyawa klorin tersebut apabila tertelan dapat menyebabkan terganggunya sistem pencernaan kita sakit perut, muntah, mual, sakit tenggorokan atau bahkan hingga buang air besar berdarah. 

Bahan bahan kimia tersebut tentu saja mempunyai efek jangka panjang, jika terus menerus digunakan secara berlebihan. Rentan waktu penggunaan bahan kimia tersebut juga menjadi salah satu faktor yang mampu mempengaruhi sistem pernafasan kita. Jika, kandungan bahan kimia kimia tersebut terhirup dalam jumlah banyak dan hampir setiap hari disemprotkan dengan intensitas tinggi. Kasus terburuk yang dapat terjadi adalah terjadinya asma, sesak nafas atau bahkan hilangnya intensitas indra penciuman kita. 

Dikutip dari laman news.detik.com " ada dua senyawa yang aman digunakan yaitu, chlorine dioksida dan ozon ".  Senyawa ozon terbukti aman dalam mengatasi virus COVID-19. Selain alami, senyawa ozon juga tidak mempunyai efek yang cukup berarti atau signifikan. Karena senyawa ozon menjadi satu satunya senyawa yang secara alami dapat mensterilisasikan tanpa adanya efek samping.

Bagaimana kita mendapatkan senyawa ozon tersebut untuk mengantisipasi kondisi saat ini? Dibandingkan, jika kita terus menggunakan bahan bahan kimia yang mempunyai efek jangka panjang, yang cukup merugikan untuk kesehatan kita nantinya.

ENOZO  menjadi satu satunya alat pengubah air mineral menjadi air ozon, di Indonesia.

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, senyawa ozon menjadi satu satunya senyawa alami yang tidak mempunyai efek jangka panjang. Kini dapat kita temui dan buat dengan mudah. 

AIR OZON ENOZO dapat membunuh 99.9% Virus COVID-19 dan bakteri jahat dalam 30 detik dan sudah teruji di laboratorium terakreditasi Lapuck Laboratories Inc.

ENOZO sudah tersertifikasi Lembaga Internasional sudah dijamin keamanan dan terbukti dapat digunakan menajdi desinfektan dan hand sanitier alami. Penggunaan ENOZO dapat menjadi salah satu upaya kita, untuk mengurangi penggunaan bahan kimia yang terdapat pada hand sanitizer dan desinfektan secara berlebih. Dan tidak lupa untuk tetap mencuci tangan dengan sabun, dan mandi hingga partikel virus dan bakteri terlepas dari jaringan kulit kita.

Gimana sih cara kerja alat Enozo? Didalam Enozo terdapat active diamond dimana fungsi dari active diamond  itu sendiri yang dapat merubah air mineral / air keran dan memprosesnya  menjadi air ozon. 

Selain menjadi pengganti sanitasi kimia, Enozo mampu menghilangkan bau meyengat yang disebabkan oleh bahan organik seperti sampah, keringat bahkan bau mulut sekalipun. Air Ozon Enozo dapat digunakan untuk berkumur dan dapat membuat bahan makanan seperti  sayur, buah dan daging betahan lebih lama di dalam kulkas. 

Anda hanya perlu menyemprotkan air ozon enozo ke barang, makann, tanaman  hingga binatang peliharaan anda. Tanpa menimbulkan bau, atau efek samping appaun. ENOZO menjadi alternatif terampuh, multifungsi dan menghasilkan hasil on demand  sesuai kebutuhkan kita. 

Kepraktisan bisa kamu dapatkan hanya dalam satu semprotan.

Leave a comment